anas-mathematic media

June 14, 2007

Hasil Unas 2007 Siswa SMA Surabaya

Filed under: Berita - Administrator @ 2:41 am

Target Terpenuhi, Gagal Tiga Besar
SURABAYA - Hasil ujian nasional (unas) jenjang SMA di Surabaya dinilai mengecewakan. Pasalnya, berdasarkan peringkat yang disusun Dinas P dan K Jatim, Surabaya terlempar dari tiga besar. Baik untuk jurusan IPA, IPS, dan bahasa Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh, untuk jurusan bahasa, Surabaya menempati peringkat ke-20 dengan total nilai rata-rata 22,84. Dari 366 siswa jurusan bahasa, yang gagal unas sebanyak 26 siswa. Untuk jurusan IPA, Surabaya menempati peringkat ke-10 dengan total nilai rata-rata 24,25. Jumlah yang tidak lulus 299 siswa dari 10.924 peserta unas. Sementara di bidang IPS, Surabaya bertengger di peringkat ke-9 dengan nilai rata-rata 22,59. Siswa yang tidak lulus 304 orang dari 9.670 peserta.

Dalam perolehan nilai individu, Surabaya hanya mampu meraih peringkat tiga untuk jurusan IPS. Predikat itu direbut Dian Trisumarto dari SMAN 13 dengan perolehan nilai rata-rata 28,65. Padahal, tahun lalu Surabaya mendominasi unas dalam perolehan nilai individu. Untuk jurusan IPA, siswa SMAN 5 merebut ranking pertama, sedangkan untuk IPS direbut siswa SMAN 16.

Untuk diketahui, jumlah peserta unas SMA di Surabaya tahun ini sebanyak 20.960 peserta. Dari jumlah itu, siswa yang tidak lulus 629 orang, termasuk 59 siswa yang tak mengikuti ujian. Artinya, persentase siswa SMA Surabaya yang tidak lulus hanya sekitar 2,5 persen. "Jadi, target unas Surabaya tahun ini terpenuhi. Bahkan, kelulusannya melebihi target," ucap Kadiknas Surabaya Sahudi. Tahun ini Diknas Surabaya menargetkan kelulusan siswa SMA hingga 95 persen.

Sahudi menjelaskan, unas bukan satu-satunya target yang dikejar Diknas. Pasalnya, kelulusan siswa tak hanya ditentukan oleh unas. Dengan begitu, Surabaya tidak menargetkan menembus 10 besar kabupaten/kota tertinggi nilai unas. "Ingat target kami hanya 95 persen kelulusan unas dan itu telah terpenuhi tahun ini. Bukan masuk 10 besar kota tertinggi nilai rata-rata unas,"’ tegasnya.

Sahudi mengungkapkan, target Surabaya untuk jenjang SMA tak hanya melulu di unas. Tapi, lebih fokus untuk menyiapkan siswa menghadapi seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB). Sebab, bila konsentrasi siswa hanya di unas, akan memengaruhi persiapan mereka menghadapi SPMB. "Jangan hanya melulu lihat nilai unas. Karena Surabaya menempati peringkat teratas untuk siswa yang paling banyak diterima di perguruan tinggi," kilahnya.

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMAN 5 Surabaya Drs Sudirman mengiyakan Sahudi. Menurut dia, menurunnya peringkat Surabaya harus diamati dari berbagai faktor. Di Smala -sebutan SMAN 5– misalnya, kecenderungan para siswa lebih fokus menghadapi SPMB daripada unas. "Dua-duanya memang menjadi prioritas. Namun, mereka juga serius dalam mempersiapkan diri untuk SPMB," paparnya.

Itulah yang menjadi alasan mengapa tahun ini Smala tidak satu pun merebut peringkat pertama dalam semua jurusan. Padahal, tahun lalu, untuk jurusan IPA, Smala berhasil meraih peringkat pertama.

Ketua II Dewan Pendidikan Surabaya Isa Ansori, hasil unas Surabaya tahun ini dinilai jauh dari tahun lalu. Menurut Isa, bila sekadar memenuhi target 95 persen kelulusan bukan merupakan indikasi adanya peningkatan mutu pendidikan di Surabaya.

Seharusnya, kata Isa, bila tahun lalu Surabaya meraih target kelulusan 94 persen, tingkat kelulusan tahun ini signifikan mutlak harus dicapai. "Lantas, apa gunanya dengan peningkatan anggaran 8,1 persen menjadi 12,1 persen bila mutu pendidikan tidak naik secara signifikan. Perolehan angka ini harus bisa dipertanggungjawabkan di hadapan DPRD nanti," paparnya.

Dengan hasil itu, kata Isa, ada beberapa indikasi mengapa hasil unas tidak menggembirakan. Pertama, proses pembelajaran di Surabaya tidak optimal. Kedua, sarana dan prasarana pendidikan belum memenuhi standar pelayanan pendidikan. "Ini menjadi PR bagi Diknas," tukasnya. (kit)

disadur dari indopos

June 11, 2007

Terlalu Banyak Tidur Beresiko Kematian

Filed under: Berita - Administrator @ 8:26 am

Terlalu banyak tidur atau tidur lebih dari delapan jam sehari tak hanya akan membuat Anda dicap sebagai pemalas tapi juga bisa membuat Anda meninggal dengan cepat. Wah…!

Penelitian yang dilakukan oleh Institusi American Cancer Society ini melibatkan 1000 orang relawan dari beberapa negara bagian di Amerika, dan berhasil mengungkapkan bahwa orang yang tidur delapan jam sehari ternyata berisiko 12% meninggal lebih cepat. Risiko ini meningkat menjadi 17% pada orang-orang yang tidur sembilan jam sehari. Risiko kematian yang paling besar terjadi pada seseorang yang tidurnya mencapai sepuluh jam sehari, yaitu mencapai 34%.

Mengapa tidur lebih dari delapan jam sehari tidak dianjurkan? Profesor Daniel F. Kripke, salah seorang peneliti mengatakan bahwa terlalu banyak tidur sama seperti terlalu banyak makan. Tubuh tidak memerlukan lebih dari yang ia butuhkan, terlalu banyak tidur hanya akan membuat organ tubuh melemah. "Sebaiknya setiap orang mempunyai kebiasaan tidur 6,5 jam sehari, tapi harus tidur yang berkualitas. "Tak ada alasan untuk menambah jam tidur, tubuh akan memberitahu kita berapa banyak jam yang ia butuhkan untuk beristirahat, " ujar Prof. Daniel.

Jadi, merujuk pada penelitian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa tidur tujuh jam sehari adalah yang terbaik. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tubuh paling merasa nyaman jika hanya tidur selama tujuh jam. Tak masalah juga jika tidur kurang dari tujuh jam sehari. Misalkan, enam atau lima jam sehari.
"Tapi ingat, tidak baik bagi kesehatan apabila Anda terus menerus tidur kurang dari lima jam sehari dalam waktu yang cukup lama," ujar Prof. Daniel mengingatkan.

"Kalau selama ini Anda tidur lebih dari yang dibutuhkan oleh tubuh, maka mulai sekarang hilangkan kebiasaan tersebut. Tidurlah yang berkualitas dan yakinlah bahwa tidur selama tujuh jam sehari telah mencukupi dan membawa dampak yang positif bagi kesehatan Anda," ujarnya.

April 5, 2007

PETTING….apa sih,Enggak BAHAYAkan?

Filed under: Berita - Administrator @ 5:59 am

Trivena, 17 tahun, cewek manis asal Tangerang ini ngaku, selama pacaran dengan tripope, teman satu kampungnya, ia sering melakukan petting dengan kekasihny."Habis lebih aman sih ketimbang melakukan hubungan sex yang sebenarnya.

Setidaknya bebas dari resiko kehamilan dan nafsu bisa tersalurkan dan bisa puas melihat orang yang aku sayangin bahagia, itulah alasannya melakukan petting dengan pacarnya.

Hasil sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa hamper sebagian besar anak mudah menjalin hubungan cinta alias pacaran, sudah pernah melakukan petting hingga ke tahap melakukan hubungan sex. Pilihan petting lebih banyak dilakukan ketimbang melakukan hubungan sex yang sebenarnya.

tapi benar enggak sih petting itu nggak bahaya, seperti yang dibilang trivena?O…o…ternyata pendapat ini keliru. Petting boleh dibilang sangat berbahaya, bhakan memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan hubungan sexual yang sebenarnya.mungkin banyak diantara kita yang masih binggung dan sempet mikir, bagaimana mungkin petting itu berbahaya buat kita?

Petting itu apa sig? Mungkin kamu nggak begitu’ ngeh dengan yang namanya petting. Menurut sejumlah ahli, petting biasanya diartikan; melakukan hubungan seksual dengan menggesekgesekkan bagian-bagian tubuh yang sensitif, seperti alat kelamin. Hubungan seksual jenis ini, biasanya masih mengenakan pakaian lengkap. Walupun tidak menutup kemungkina, ada yang melakukannya tanpa mengenakan sehelai benangpun. Apapun

caranya, tetap aja petting ini sangat beresiko menimbulkan kehamilan, karena sperma tetap bisa masuk ke dalam rahim. Kok bisa sich? Bisa aja dan sangat besar kemungkinannya. Waktu

seorang cewek sedang tune, secara otomatis ia akan ‘ngeluarin cairan yang dapat mempermudah masuknya sperma lawan jenis/pasangan ke dalam rahim. Sementara sperma sendiri, mempunyai kekuatan untuk berenang masuk ke dalam rahim. Nah jika sperma sampai tumpah ke CD (bukan compact dalam lho…)si cewek, sperma ini akan mampu berenang menembus CD. Apalagi jika sperma ini langsung mengenai bibir vagina, gampang sekali ia masuk ke dalam rahim. Cek..Cek..cek.dangerous man!.Selengkapnya Silahkan!!!

Download PETTING….apa sih,Enggak BAHAYAkan.zip